Tugas Bahasa Indonesia SMP Tegaljaya - Teks Persuasif Individual Kelompok 2 Kelas 8B
Reklamasi Pantai
Reklamasi pantai merupakan salah satu contoh dari upaya manusia untuk menjawab keterbatasan lahan di perkotaan, sebagaimana yang terjadi di Kota Ternate, kegiatan reklamasi yang dilakukan sepanjang pantai pusat kota, dari arah selatan ke utara Kota Ternate, yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan sebagian masyarakat beberapa tahun terakhir cenderung meningkat. Dalam perkembangan selanjutnya kawasan tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas perkotaan dan permukiman. Proses reklamasi pantai pada kenyataan dilakukan belum berjalan dengan baik sehingga dikhawatirkan menimbulkan dampak negatif seperti semakin banyaknya material yang hanyut, sehingga terjadi pendangkalan perairan, dan bila ini terus berlangsung akan mengancam ekosistem pantai. Bertolak dari berbagai persoalan tersebut, maka sangat menarik untuk didilakukan.
Secara garis besar adanya ancaman banjir, perubahan ekosistem, ancaman hilangnya mata pencaharian nelayan, masalah sosial, urbanisasi, penyediaan air bersih dan lalu lintas yang padat. reklamasi pantai dapat mengakibatkan hilangnya sumber tanah material urukan, membutuhkan banyak tanah, frekuensi transportasi tinggi, akan merusak ruas jalan, perubahan topologi dan ketinggian, terganggu dan berubahnya kondisi ekonomi, sosial, serta lingkungan. Dampak lingkungan hidup yang sudah jelas nampak di depan mata akibat proyek reklamasi itu adalah kehancuran ekosistem berupa hilangnya keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati yang diperkirakan akan punah akibat proyek reklamasi itu antara lain berupa hilangnya berbagai spesies mangrove, punahnya spesies ikan, kerang, kepiting, burung dan berbagai keanekaragaman hayati lainnya.
Maka dari itu marilah kita menjaga kelestarian pantai agar keanekaragaman yang terdapat dipantai terjaga dan tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan seperti Banjir. Dengan itu marilah kita menjaga kelestarian pantai dengan menanam Bakau/mangrove di sekeliling pantai untum memecah ombak. Menjaga kebersihan pantai sengatlah penting ,pantai yang nyaman akan memberikan kesan indah dan menarik. Semakin indah suatu pantai, maka akan semakin ramai orang orang yang akan mengunjungi pantai.
Perencanaan reklamasi meliputi penentuan lokasi reklamasi yang meliputi lokasi reklamasi dan lokasi sumber material reklamasi, penyusunan rencana induk, penyusunan studi kelayakan, dan penyusunan rencana detail. Untuk menentukan lokasi reklamasi maka pastikan sesuai dengan rencana tata ruang dan mempertimbangkan aspek teknis, lingkungan hidup dan sosial ekonomi. Aspek teknis yang dipertimbangkan dalam menentukan lokasi reklamasi mencakup kondisi hidro oseanografi, hidrologi, batimetri, topografi, geomorfologi dan geoteknik. Aspek lingkungan hidup yang dipertimbangkan dalam menentukan lokasi reklamasi adalah komponen lingkungan yang berpotensi terkena dampak reklamasi. Aspek sosial ekonomi dipertimbangkan dalam menentukan lokasi reklamasi untuk memastikan komponen sosial ekonomi yang terdampak reklamasi.
Setelah dilakukan penentuan lokasi, maka disusunlah rencana induk reklamasi yang memuat paling sedikit rencana peruntukan lahan reklamasi, kebutuhan fasilitas, tahapan pembangunan, dan rencana pengembangan jangka waktu pelaksanaan. Rencana induk tersebut menjadi dasar penyusunan dokumen studi kelayakan teknis, ekonomi financial, dan lingkungan hidup serta dokumen rencana detil reklamasi yang menggambarkan teknik reklamasi.
Secara umum reklamasi dapat dilakukan dengan metode pengurugan atau pengeringan. Reklamasi dengan metode pengurugan dimulai dengan pembangunan tanggul, pemasangan silt screen, penebaran material, perataan lahan dan pematangan lahan dan penimbunan tanah lapisan akhir. Pembangunan tanggul berfungsi sebagai batas luar lahan reklamasi dan mengendalikan kekeruhan. Bahan tanggul dapat berasal dari material tanah, batu dan lapisan luar. Silt screen berfungsi untuk mengendalikan kekeruhan perairan di sekitar lokasi reklamasi yang terjadi akibat suspensi sediman dan padatan selama pengerukan atau pengisian material. Penebaran material dapat dilakukan dengan metode hidraulik fill atau menggunakan pipa untuk mengurangi pencemaran akibat tumpahan material. Perataan, pematangan lahan dan penimbunan tanah lapisan terakhir dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penurunan tanah, liquifaksi dan lahan longsor.

.jpeg)

Kerenn, semangat yaa
BalasHapusKerenn, smgt trs ya!
BalasHapusKemrenn
BalasHapusBagusss
BalasHapuskerennnn
BalasHapusWow bagus banget smangat terus ya👍👍👍
BalasHapuskeceeww
BalasHapusWow keren
BalasHapusMantap! Semangatt!
BalasHapussangat nice
BalasHapusBaguss
BalasHapusBaguss, semangat yaa!
BalasHapusbagusss
BalasHapuswaahh baguuuss
BalasHapusKeren
BalasHapusmantapp
BalasHapusBaguss
BalasHapusKeren
BalasHapusmanteepp manteepp
BalasHapussemangatt, kerenn
BalasHapusWaww kerennn
BalasHapuskerennn
BalasHapusbagus bangett
BalasHapusKeren banget... Semangat yaaa!
BalasHapusWaw menarik dan keren
BalasHapus